Narasi Tunggal Komimfo :)

Kejaksaan Dari Masa Ke Masa

Admin Humas | Senin, 25 Juli 2016 - 18:31:11 WIB | dibaca: 6058 pembaca

Tanggal 22 Juli ini Kejaksaan Republik Indonesia merayakan hari jadinya yang ke-56. Selama setengah abad lebih menjadi tulang punggung dalam penegakan hukum, Kejaksaan tak berhenti berbenah. Penguatan internal kelembagaan dan reformasi birokrasi jadi agenda utama. Apalagi tantangan yang diemban ribuan jaksa kian hari kian berat. Kejaksaan mulai berdiri menjadi lembaga mandiri sejak 22 Juli 1960 dengan dasar Surat Keputusan Presiden RI No.204/1960. Untuk memperingati momen bersejarah tersebut, 22 Juli pun ditetapkan sebagai Hari Bhakti Adhyaksa.

Untuk memenuhi tuntutan jaman, aturan susunan organisasi serta tata laksana kerja Kejaksaan mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan pertama terjadi di awal era 90-an, dari Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1961 menjadi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991. Setelah era reformasi bergulir, Kejaksaan sebagai elemen penting dalam penegakan hukum pun turut berbenah. Kejaksaan berupaya memperbaiki diri menjadi lembaga yang lebih mandiri dan bebas dari intervensi. Untuk memperkuat perubahan tersebut, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991 pun diperbaharui menjadi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004. Perubahan tersebut disambut gembira banyak pihak, lantaran dianggap sebagai peneguhan eksistensi Kejaksaan yang merdeka dan independen.

Dalam Undang-Undang No.16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, Pasal 2 ayat (1) ditegaskan bahwa Kejaksaan R.I merupakan lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara dalam bidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang. Kejaksaan sebagai pengendali proses perkara (Dominus Litis). Ia mempunyai kedudukan sentral dalam penegakan hukum, karena hanya institusi Kejaksaan yang dapat menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan ke Pengadilan atau tidak berdasarkan alat bukti yang sah menurut Hukum Acara Pidana. Kejaksaan juga merupakan satu-satunya instansi pelaksana putusan pidana (executive ambtenaar).

Pada masa reformasi pula Kejaksaan mendapat bantuan dengan hadirnya berbagai lembaga baru untuk berbagi peran dan tanggungjawab. Kehadiran lembaga-lembaga baru dengan tanggungjawab yang spesifik ini menjadi mitra Kejaksaan dalam memerangi korupsi dan tindak pidana lainnya. Diusia ke-56, Kejaksaan terus berupaya menjadi lembaga yang mandiri, berintegritas dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Ketiga hal itu menjadi kunci bagi jaksa untuk dicintai dan dipercaya oleh rakyat.

(Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung dan Tim Komunikasi Pemerintah)










Komentar Via Website : 608
Obat Penghancur Batu Ginjal Di Apotik
12 Februari 2018 - 11:27:29 WIB
Obat Penghancur Batu Ginjal Di Apotik


http://goo.gl/6w8BTP
Obat Salep Luka Lecet Pada Kemaluan Di Apotik
12 Februari 2018 - 15:24:12 WIB
Obat Salep Luka Lecet Pada Kemaluan Di Apotik


http://goo.gl/kKbzMM
Obat Kolesterol Alami Di Apotik
13 Februari 2018 - 10:25:51 WIB
Obat Kolesterol Alami Di Apotik

http://goo.gl/dNcAzr
Nama Obat Keseleo Di Apotik Herbal
13 Februari 2018 - 15:45:21 WIB
Nama Obat Keseleo Di Apotik Herbal


http://goo.gl/BPmh5g
Obat Ambeien Di Apotik Kimia Farma
13 Februari 2018 - 16:06:16 WIB
Obat Ambeien Di Apotik Kimia Farma

http://goo.gl/edbRVW
Obat Keputihan Alami Di Apotik Herbal
14 Februari 2018 - 09:56:50 WIB
Obat Keputihan Alami Di Apotik Herbal


http://goo.gl/msb92d
Obat Mata Merah Dan Berair Alami
14 Februari 2018 - 15:20:24 WIB
Obat Mata Merah Dan Berair Alami


http://goo.gl/GQjvHb
Obat Bisul Paling Ampuh Di Apotik Herbal
15 Februari 2018 - 09:50:14 WIB
Obat Bisul Paling Ampuh Di Apotik Herbal


http://goo.gl/HcPTQN
Obat Penghilang Bopeng Bekas Jerawat Berlubang Di Apotik
15 Februari 2018 - 09:58:38 WIB
Obat Penghilang Bopeng Bekas Jerawat Berlubang Di Apotik

http://goo.gl/vGMmUw
Obat Penghilang Bopeng Bekas Jerawat Berlubang Di Apotik
15 Februari 2018 - 10:00:34 WIB
Obat Penghilang Bopeng Bekas Jerawat Berlubang Di Apotik

http://goo.gl/vGMmUw


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)